SMANSAKU Conten-One: Peninggalan Sejarah Bercorak Hindu-Budha di Indonesia

Peninggalan Sejarah Bercorak Hindu-Budha di Indonesia

CANDI

Candi Prambanan
Tahukah teman ! Kata candi berasal dari kata candika, yang merupakan salah satu nama untuk Dewi Durga sebagai Dewi Maut. Candi-candi di Indonesia berbeda dengan candi-candi yang ada di India yang berfungsi sebagai tempat peribadatan atau kuil. Bentuk dasar bangunan candi di Indonesia adalah punden berundak-undak yang merupakan salah satu peninggalan kebudayaan Megalithikum (zaman batu besar).
Bangunan Candi itu ada yang terkait dengan agama Hindu dan juga agama Buddha. Candi sebagai tempat pemakaman hanya terdapat dalam agama Hindu. Candi-candi Buddha dimaksudkan sebagai tempat pemujaan dewa saja. Candi agama Hindu, contohnya adalah Candi Prambanan, dan candi agama Buddha adalah Candi Borobudur. Kedua candi tersebut memiliki perbedaan, yaitu pada bagian puncak candi. Puncak candi agama Hindu berbentuk ratna. Sedangkan puncak candi agama Buddha berbentuk stupa.
Candi sebagai bangunan terdiri dari tiga bagian penting, yaitu kaki candi, tubuh candi, dan atap.

PRASASTI
Prasasti Ciaruteun (Kerajaan Pajajaran)
Prasasti merupakan sebuah batu yang memiliki tulisan diatasnya. Biasanya prasasti-prasasti itu merupakan peringatan-peringatan yang dibuat oleh para raja untuk daerah kekuasaannya. Selain itu berisi tentang silsilah, sistem ketatanegaraan suatu kerajaan. Prasasti merupakan bukti otentik tentang adanya suatu kerajaan. Prasasti biasanya menggunakan bahasa sanksekerta. Huruf yang dipakai biasanya huruf pallawa.







PATUNG
Patung adalah bentuk tiruan orang, hewan, dan sebagainya.

KITAB
Kesusasteraan merupakan hasil kebudayaan yang tidak kalah penting. Karena dari karya sastra tersebut kita sedikit banyak bisa mengetahui sejarah. Karya sastra biasanya disebut juga dengan kitab.

Untuk lebih jelasnya mengenai peninggalan kerajaan Hindu-Budha di Indonesia. Lihatlah tabel dibawah ini !

3 komentar:

Copyright © SMANSAKU Conten-One Urang-kurai